ASKEP ABSES OTAK PDF

Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Abses Otak · ABSES-OTAK .docx · Abses otak · Askep Abses Hepar Kel.3 · Askep Abses Iliaka · Askep Abses · askep abses mandibula · askep abses otak · Askep Abses Renal · askep abses. Laporan Pendahuluan Askep Abses · ASKEP ABSES PERIANAL. JJ. Askep Abses paru kasus. abses otak. radiologiFull description. Abses Colli. sdfdf.

Author: Tojataxe Samubar
Country: Jamaica
Language: English (Spanish)
Genre: Software
Published (Last): 6 July 2012
Pages: 153
PDF File Size: 17.89 Mb
ePub File Size: 3.25 Mb
ISBN: 793-5-94744-701-9
Downloads: 15373
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tudal

Edema Serebri Home Edema Serebri. Edema Serebri Full description. LP Edema Serebri Full description. Toxoplasmosis Serebri ToxoFull description. Pengertian Edema Full description.

Papil Edema papil edema. Papil Edema mekanisme papil edem. Referat Edema Full description.

Penatalaksanaan Edema Full description. Apapun penyebabnya efek yang ditimbulkan pada dasarnya sama. Perburukan klinis dapat disebabkan oleh edema yang progresif dan pembengkakan akibat infark. Masalah ini umumnya terjadi pada infark yang luas. Edema otak umumnya mencapai puncaknya pada hari ke 3 sampai azkep setelah onset stroke dan jarang menimbulkan masalah dalam 24 jam pertama. Pada unit stroke, di mana komplikasi emboli paru dan abnormalitas jantung dapat dihindari, edema serebri muncul sebagai penyebab utama dari kematian.

Edema menyebabkan peningkatan tekanan pada jaringan dan toak akhirnya meningkatkan TIK, yang pada gilirannya akan menurunkan aliran darah otak ADOiskemia, hipoksia, asidosis penurunan pH dan peningkatan PCO2dan kerusakan SDO lebih lanjut. Siklus ini akan terus berlanjut hingga 1 terjadi kematian sel dan edema bertambah secara progresif kecuali bila abes intervensi.

Berdasarkan CT scan 1. Vasogenic edema ini disebabkan oleh faktor tekanan hidrostatik, terutama meningkatnya tekanan darah dan aliran darah dan oleh faktor osmotik.

Ketika protein dan makromolekul lain memasuki rongga ekstraseluler otak karena kerusakan sawar darah otak, kadar air dan natrium pada rongga ekstraseluler juga meningkat.

Vasogenic edema ini lebih ahses pada substansia alba cerebral can cerebellar karena perbedaan compliance antara 2 substansia abla dan grisea. Tipe edema ini terlihat sebagai respon terhadap trauma, tumor, inflamasi fokal, stadium akhir dari iskemia cerebral, dll.

Edema Sitotoksik Pada edema sitotoksik, terdapat peningkatan volume cairan intrasel, yang berhubungan dengan kegagalan dari mekanisme energi yang secara normal tetap mencegah air memasuki sel, mencakup fungsi yang inadekuat dari pompa natrium dan kalium pada membran sel glia.

Neuron, abss dan sel endotelial pada substansia alba dan grisea menyerap air dan membengkak.

Pembengkakan otak berhubungan dengan edema sitotoksik yang berarti terdapat volume yang besar dari sel otak yang mati, yang akan berakibat sangat buruk. Edema sitotoksik ini sering disistilahkan dengan edema kering. Edema sitotoksik ini terjadi bila otak mengalami kerusakan yang berhubungan dengan hipoksia, iskemia, abnormalitas metabolik uremia, ketoasidosis metabolikintoksikasi dimetrofenol, triethyl itin, hexachlorophenol, isoniazid dan pada sindroma Reye, hipoksemia berat.

Edema Interstisial Edema interstisial adalah peningkatan volume cairan ekstrasel yang terjadi pada substansia alba periventrikuler karena transudasi cairan serebrospinal melalui dinding ventrikel ketika tekanan intraventrikuler meningkat. Peningkatan tekanan intrakranial menyebabkan tekanan tambahan pada sistem, memaksa aliran yang banyak untuk kebutuhan jaringan.

Edema serebri dapat menyebabkan sakit kepala, penurunan kesadaran dan muntah, pupil edema. Herniasi dapat menyebabkan kerusakan yang berhubungan dengan tekanan kepada jaringan yang bersangkutan dan tanda-tanda dari disfungsi struktur yang tertekan. Hemianopsia homonim jika a. Gangguan kesadaran jika formasio retikularis tertekan c. Herniasi tentorial sentral Akibat lesi midline atau edema difus hemisfer serebri sehingga terjadi dorongan vertikal tegak lurus pada midbrain dan diensefalon melalui hiatus tentorial menimbulkan kerusakan jaringan otak dan iskemik sekunder akibat regangan mikrovaskuler.

  ADAC PANNENSTATISTIK 2006 PDF

Gangguan gerakan bola mata b. Diabetes insipidus jika terdorong ke bawah 3. Pada iskemia fokal serebri, edema dapat terlihat karena pengurangan radiodensitas pada jaringan pada daerah infark dan karena ada midline shift dan desakan serta distorsi ventrikular. Daerah yang terisolasi itu tidak berfungsi lagi dan karena itu timbullah manifestasi defisit neurologik yang biasanya berupa hemiparalisis, hemihipestesia-hemiparestesia yang bisa juga disertai defisit fungsi luhur seperti afasia.

Jika CBF regional tersumbat secara parsial, maka daerah yang bersangkutan langsung menderita, karena kekurangan O2.

Daerah tersebut dinamakan daerah iskemik. Di wilayah itu didapati 1 tekanan perfusi yang rendah, 2 PO2 turun, 3 CO2 dan asam laktat tertimbun. Autoregulasi dan kelola vasomotor dalam daerah tersebut bekerja sama untuk menanggulangi keadaan iskemik itu dengan mengadakan vasodilatasi maksimal.

Pada umumnya, hanya pada perbatasan daerah iskemik saja bisa dihasilkan vasodilatasi kolateral, sehingga daerah perbatasan tersebut dapat diselamatkan dari kematian. Tetapi pusat daerah iskemik itu tidak dapat teratasi oleh mekanisme autoregulasi dan kelola vasmotor, Di situ akan berkembang proses degenerasi yang ireversibel. Semua pembuluh 5 darah di bagian pusat daerah iskemik itu kehilangan tonus, sehingga berada dalam keadaan vasoparalisis.

Keadaan ini masih bisa diperbaiki, oleh karena sel-sel otot polos pembuluh darah bisa bertahan dalam keadaan anoksik yang cukup lama. Tetapi sel-sel sarag daerah iskemik itu tidak bisa tahan lama. Pembengkakan sel dengan pembengkakan serabut saraf dan selubung mielinnya edema serebri merupakan reaksi degeneratif dini. Kemudian disusul dengan diapedesis eritrosit dan leukosit. Akhirnya sel-sel saraf akan musnah. Yang pertama adalah gambaran yang sesuai dengan keadaan iskemik da yang terakhir adalah gambaran infark.

Bila vasodilator diberikan, maka pembuluh darah serebral yang sehat melebarkan lumennya. Tetapi pembuluh darah di wilayah yang sembab tidak dapat berbuat demikian. Akibatnya ialah bahwa jatah darah yang disampaikan ke otak akan dialirkan melalui arteri serebral yang sehat berdilatasi sehingga hanya jaringan otak yang sehat saja menerima jatah tersebut.

Daerah edema tidak kebagian, malah ikut tersedot. Pemberian O2 pada tahap dini dari infark cerebri memberikan pengaruh yang baik kepada daerah dengan edema serebri regional, karena darah dan bagian otak yang sehat akan diterima secara pasif oleh pembuluh darah di dalam daerah iskemik, oleh karena di situ terdapat vasoparalisis yang berarti bahwa resistensi vaskulernya minimal.

Usaha apapun yang dapat diselenggarakan untuk memperbaiki keadaan iskemia serebri regional, efeknya akan sia-sia belaka bila edema serebri regional tidak diberantas secepat-cepatnya. Oleh karena edema serebri tersebut memperbesar resistensi masih cukup 6 bagus maka jalan darah yang akan disampaikan ke otak akan menurun. Maka tindakan pertama pada tahap akut stroke iskemik harus ditunjukan kepada pemeliharaan tekanan perfusi yang optimal.

Jadi, supaya tekanan darah sistemik yang tinggi optimal menjadi efektif untuk memperbesar CBF total, maka resistensi kranial yang melonjak karena edema serebri harus diberantas. Penurunan ADC juga ditunjukkan pada stroke hemoragik akut tapi berbeda dengan stroke iskemik. ADC tetap menurun sampai hari setelah onset. Berdasarkan analisa Ropper dan Shafran, drowness?

Pupil asimetris atau reflek cahaya yang lambat pupil yang lebih besar, pada kebanyakan pasien yaitu pada sisi ipsilateral pada infark otak; pupil asimetris bervariasi dari 0,5 sanpai 2 mm 2.

Paresis N VI 4. Respon planiar ekstensor 5.

Search Askep Abses Perianal Marwah –

Pupil edema 7 6. Seperti yang kita ketahui, kecuali pada stroke fossa posterior, pasien aksep infark yang luas dan banyak efek massa mempunyai prognosis yang jelek. Pada stroke yang meleibatkan serebellum, jumlah kecil dari bengkak dapat mengkompresi batang otak, melukai struktur vitalnya dan menyebabkan progresif yang cepat dari hicrocephalus obstruktif.

  ATF 38143 PDF

CT dapat menunjukkan perimesencephlalis, sistema sudut serebellopontan dan displacement otai ventrikel keempat. Osmotik diuretik, terutama manitol, adalah salah satu agen yang secara luas digunakan pada pengobatan edema serebri. Manitol bisa menurunkan tekanan intrakranial dengan menurunkan semua isi air dan volume cairan serebro spinal dan dengan menurunkan volume darah berhubungan dengan vasokonstriksi.

Manitol juga meningkatkan perfusi serebral dengan menurunkan viskositas atau dengan mengubah reaksi sel darah merah. Sebagai agen pengusir radikal bebas, manitol berperan sebagai pelindung melawan jejas biokimia. Edema serebri pada manusia diterapi dengan manitol yang diketahui bisa menurunkan tekanan intrakranial beberapa penyakit dan diketahui bisa menurunkan case falality pada edema serebri berhubungan dengan gagal hepatik.

askep-6Uw0cAd -> askep-ambigu-geni Directory | TopSlide

Pada penelitian stroke arteri teritori serebri avses, mordalitas terapi yang mencakup osmothy pada awalnya efektif tetapi kontrol tekanan intrakranial tetap dilakukan pada jumlah kecil pasien. Komplikasi paling biasa dari terapi manitol ialah ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, edema kardiopulmonal dan rebound edema serebri. Manitol juga bisa menyebabkan gagal absess pada dosis terapetik dan reaksi hipersensitivitas bisa terjadi.

American Heart Assosiation merekomendasikan penggunaan manitol secara luas digunakan pada stroke akut di seluruh dunia. Keuntungan yang didapatkan disertai perbaikan dan lonjakan pemakaian O2 sehingga meniadakan produksi asam laktat yang cepat mengakibatkan timbulnya edema serebri regional.

Juga restorasi fosfat anorganik telah terbukti dipercepat oleh glycerol, sehingga terjadi sintesis fosfolipid di dalam kawasan iskhemia serebri. Manfaat glycerol tersebut di atas tidak atau jarang disertai efek samping yang berbahaya.

Cara penggunaannya adalah sebagai berikut: Infus tetes, 30 tetes per menit sehingga habis dalam jam. Diberikan cc setiap hari, selama 5 hari berturut- 10 turut, kemudian pemberian infus dihentikan selama 2 hari dan selanjutnya dapat diteruskan selama 5 hari lagi secara berturut-turut. Dengan pemberian glyserol per absrs tida dijumpai efek samping. Pemberian per abwes, adakalanya menimbulkan hemoglobinuria. Cara mengatasinya ialah sebagai berikut: Perbaikan fungsi serebral dapat disaksikan setelah pemberian infus glycerol pertama.

ASKEP ABSES MANDIBULA

Jika setelah pemberian infus kelima sudah diperoleh perbaikan yang sempurna, maka orangsakit tidak diberikan infus lagi. Dalam hal ini orangsakit dapat dipulangkan setelah hari rawatan rumah sakit.

Jika perbaikan lebih lanjut masih diharapkan, maka infus glycerol diteruskan sampai orangsakit menerima 10 kali. Menurut pengalaman pemberian infus lebih dari 10 kali tidak efektif, oleh karena kalau dengan sskep kali infus glycerol tidak lagi didapati kemajuan, pemberian-pemberian berikutnya hanya berarti penghamburan uang. Efikasi steroid meragukan; peningkatan resiko perdarahan, infeksi dan eksaserbasi diabetes dilaporkan ketika steroid digunakan pada pasien stroke.

Pada kasus-kasus tertentu seperti anak muda, ada edema yang sangat impressive melaporkan zona infarknya masih kecil. Pada kasus-kasus jarang seperti ini, steroid dapat menolong. Tapperly off penyusutan bertahap dosis sampai berhenti sama sekali dilakukan sekitar 7 hari. Penyebab lain adalah benturan yang dapat menimbulkan kelainan langsung pada dinding pembuluh darah sehingga menjadi lebih permeabel.

Loop diuretik Furosemid Pemberiannya bersama manitol, karena mempunyai efek sinoragis dan memperpanjang asiep osmotik serum manitol. Pemberian kartikosteroid untuk cedera kranioserebral ini masih kontroversial.